ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI (Study Kasus Di Ruang Wijaya Kusuma dr Soedono Madiun)

Setyowati, Neneng (2019) ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI (Study Kasus Di Ruang Wijaya Kusuma dr Soedono Madiun). ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN MASALAH KEPERAWATAN HIPERTERMI (Study Kasus Di Ruang Wijaya Kusuma dr Soedono Madiun).

[img] Text (ABSTRACT)
NENENG SETYOWATI ABSTRAK EDIT.pdf - Published Version

Download (278kB)
[img] Text (JOURNAL)
JURNAL KTI NENENG SETYOWATI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (415kB) | Request a copy

Abstract

Pneumonia adalah bentuk infeksi yang mempengaruhi paru-paru, dimana alveoli paru-paru terisi dengan cairan sehingga membuat asupan oksigen terbatas untuk bernapas. Gejala pneumonia itu sendiri adalah salah satunya adalah hipertermi. hipertermi ini terjadi karena suatu reaksi yang ada pada tubuh. Saat terjadi kenaikan suhu (hipertermi), tubuh sedang memerangi infeksi sehingga terjadi demam atau menunjukkan proses inflamasi Dari uraian diatas peneliti tertarik melakukan penelitian asuhan keperawatan pada pasien pneumoni dengan masalah keperawatan hipertermi di Ruang Wijaya Kusuma B RSUD dr Soedono Madiun Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dekskritif kualitatif dengan menggunakan metode pebgumpulan data WOD ( wawancara, observasi, dokumentasi) dengan dua partisipan diambil dengan desain study kasus dan menggunakan pendekatan proses keperawatan pengambilan data pada kedua partisipan dilaksanakan pada tanggal 20-22 Maret 2019 dengan menggunakan format pengkajian kemudian dibuat dalam bentuk proses keperawatan yang didalamnya meliputi pengkajian, diagnosa, perencanaan, implementasi dan evaluasi kemudian dianalisis dan disimpulkan. Berdasarkan hasil penelitian, setelah dilakukan implementasi selama 3x24 jam menggunakan fever treatmeant didapatkan perbedaan data pada ke dua pasien, dimana pada kasus 1 pasien suhu turun dalam batas normal pada intervensi kedua, ini dikarenakan pasien patuh pada terapi dan pasien banyak minum air. Sementara pada kasus 2 suhu turun dalam batas normal pada intervensi ketiga, ini dikarenakan pasien sedikit minum air karena ada pembatasan cairan yang masuk Melihat dari hasil karya tulis ilmiah ini maka perlu adanya pemilihan dalam menentukan perencanaan, dan pelaksanaan keperawatan yang sesuai dengan kondisi pasien.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Hipertermi, Pneumonia, Suhu
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
Date Deposited: 08 Mar 2022 01:38
Last Modified: 08 Mar 2022 01:38
URI: http://repository.stikestulungagung.ac.id/id/eprint/247

Actions (login required)

View Item View Item