ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN POST OPERASI OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF) FRAKTUR FEMURDENGAN GANGGUAN MOBILITASFISIK DI RUANG WIJAYA KUSUMA D RSUD dr. SOEDONO MADIUN

Cahyani, Dela Silvia Putri (2019) ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN POST OPERASI OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF) FRAKTUR FEMURDENGAN GANGGUAN MOBILITASFISIK DI RUANG WIJAYA KUSUMA D RSUD dr. SOEDONO MADIUN. ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN POST OPERASI OPEN REDUCTION INTERNAL FIXATION (ORIF) FRAKTUR FEMURDENGAN GANGGUAN MOBILITASFISIK DI RUANG WIJAYA KUSUMA D RSUD dr. SOEDONO MADIUN.

[img] Text (ABSTRACT)
DELA SILVIA PUTRI ABSTRAK EDIT.pdf - Published Version

Download (274kB)
[img] Text (JOURNAL)
JURNAL - DELA SILVIA PUTRI.pdf - Published Version
Restricted to Registered users only

Download (449kB) | Request a copy

Abstract

Masalah Keperawatan yang dapat di temukan dalam Pasien Post Operasi Fraktur Femur salah satunya adalah Gangguan Mobilitas Fisik yang dapat menyebabkan pasien kerusakan integritas kulit, penurunan massa otot (atrofi otot), penurunan fungsi sebagai penyangga tubuh, dan kelemahan otot. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan asuhan keperawatan kasus Asuhan Keperawatan Pasien Post Operasi Open Reduction Internal Fixation (ORIF) Fraktur Femur Dengan Gangguan Mobilitas Fisik Di Ruang Wijaya Kusuma D RSUD dr. Soedono Madiun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan dokumentasi dengan jumlah 2 responden yang mempunyai kasus Gangguan Mobilitas Fisik. Pengumpulan data dilakukan pada kedua partisipan tanggal 27 Maret 2019 sampai 7 April 2019., dengan menggunakan instrument penelitian berupa lembar pengkajian asuhan keperawatan. Hasil asuhan keperawatan dibandingkan, dianalisis dan ditarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, setelah dilakukan tindakan 3 x 24 jam didapatkan partisipan mengalami peningkatan dalam melakukan aktivitas dengan hasil kedua partisipan Tn. M masalah teratasi sebagian dan Sdr. J masalah teratasi sebagian. Kesimpulan yang dapat diambil adalah kedua partisipan mengalami peningkatan dalam melakukan aktivitas meskipun dalam proses peningkatan tersebut mengalami perbedaan waktu dan tingkat kemampuan. Kerjasama, komunikasi terapeutik dan terapi yang komperhensif antar tim kesehatan dengan partisipan atau keluarga sangat diperlukan untuk keberhasilan asuhan keperawatan Gangguan Mobilitas Fisik dikarenakan tenaga perawat yang terbatas.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Post Operasi, Fraktur Femur, Gangguan Mobilitas Fisik
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
R Medicine > RT Nursing
Divisions: Faculty of Medicine, Health and Life Sciences > School of Medicine
Depositing User: STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung
Date Deposited: 04 Mar 2022 04:35
Last Modified: 04 Mar 2022 04:35
URI: http://repository.stikestulungagung.ac.id/id/eprint/216

Actions (login required)

View Item View Item